Kamis, 24 Mei 2012

Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses dan Standar Penilaian


1. Standar Kompetensi Lulusan
Standar Kompetensi Lulusan menjawab pertanyaan “Kemana peserta didik hendak diarahkan dalam pendidikan ini”? Dalam pengembangan kurikulum potensi peserta didik dikelompokan SBB :
a.        Potensi hati yang berkaitan dengan kecerdasan spiritual
b.        Potensi akal yang berkaitan dengan kecerdasan logis-matematis, kecerdasan linguistic, kecerdasan spatial, kecerdasan lingkungan.
c.        Potensi rasa yang berkaitan dengan kecerdasan intra personal dan extra personal
d.        Potensi raga yang berkaitan dengan kecerdasan bodily kinestik

2. Standar Isi
Standar Isi menjawab pertanyaan “apa yang harus dialami peserta didik agar mencapai kompetensi lulusan?” Esensi dari Standar Isi adalah materi ajar dan beban belajar siswa. Mengacu pada SKL, maka materi ajar dikelompokkan SBB:
a.        Kelompok Pendidikan Agama yang mengembangkan kecerdasan spiritual sebagai potensi hati
b.        Kelompok Pendidikan Kewarganegaraan yang mengembangkan kecerdasan rasa cinta tanah air, rasa menghargai norma-norma berbangsa dan bernegara.
c.        Kelompok Pendidikan Ilmu Pengetahuan yang mengembangkan potensi akal meliputi Bahasa, matematika, IPA, IPS, serta Tenologi Informasi dan Komunikasi (multi kecerdasan)
d.        Kelompok Pendidikan Seni Budaya yang mengembangkan kecerdasan emosi mengenai keindahan dan keharmonisan.
e.        Kelompok pendidikan jasmani, olah raga dan kesehatan yang mengembangkan kecerdasan bodily kinesthetic.
Kelompok-kelompok ini dirinci menjadi mata pelajaran-mata pelajaran. Sedangkan pengembangan karakter dan kepribadian dilakukan dengan kegiatan pengembangan diri yang meliputi bimbingan konseling, kegiatan ekstra kurikuler.

3. Standar proses
Standar Proses menjawab pertanyaan “Bagaimana peserta didik melakukan kegiatan untuk memperoleh pengalaman belajar yang menumbuhkan kompetensi?” Esensi dari Standar Proses adalah meramu pengetahuan baru menjadi bahan ajar sehingga ada keterkaitan dengan pengetahuan yang telah dimiliki  peserta didik.
Ada tiga komponen penting dalam standar proses:
a.        Bahan ajar yang berkaitan dengan materi.
b.        Aktifitas peserta didik untuk belajar
c.        Aktifitas guru untuk mengajar
Jika ketiga unsure tersebut harmonis, maka akan jadi proses belajar yang “…..interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik”.

4. Standar Penilaian
Standar Penilaian menjawab pertanyaan, “Bagaimana kita tahu bahwa peserta didik telah menguasai materi dan mencapai standar kompetensi?” Esensi dari penilaian adalah mencari tahu apa yang peserta didik telah dan belum mampu. Cara mencari tahunya adalah dengan proses pengukuran, penjajagan dan penilaian. Cara itu dilakukan dengan berbagai teknik yaitu tes dan non tes. Pelaksanaan cara dan teknik hendaknya berkesinambungan, sehingga tercapai penilaian yang otentik.  
No
Standar Kompetensi Lulusan
5
4
3
2
1
1
Apakah Sekolah telah memiliki Permen No.23 tentang SKL?





2
Apakah Sekolah telah mensosialisasikan SKL sekolah kepada semua stakeholders?





3
Apakah guru telah memahami SKL Kelompok Mata Pelajaran dan SKL Mata pelajaran?





4
Bagaimana proses pencapaian SKL tersebut dipetakan melalui pencapaian SKL Mapel?





5
Bagaimana proses penentuan KKM pada setiap mata pelajaran?





6
Bagaimana proses penetapan kriteria kenaikan kelas?





7
Bagaimana proses penetapan kriteria kelulusan?





8
Bagaimana proses pemantauan ketercapaian KKM per KD, per SK, per mapel, per kelompok mapel?





9
Bagaimana proses peninjauan KKM dari tahun berlangsung ke tahun berikutnya?





10
Untuk sekolah RSBI dan SBI, adakah penambahan butir SKL pada SKL sekolah, SKL mapel dan kriteria KKM, kenaikan kelas, dan kelulusan sekolah?





11
Selain dari pencapaian SKL dari mata pelajaran adakah kegiatan non mata-pelajaran yang mendukung pencapaian SKL?





No
Standar Isi
5
4
3
2
1
1
Apakah sekolah telah memiliki Permen No. 22 Tahun 2006 tentang Standar isi?





2
Apakah sekolah telah mensosialisasikan Permen tersebut kesemua stakeholder





3
Apakah guru telah memahami kerangka dasar Standar Isi, bahwa ada 5 kelompok mata pelajaran? (cerminan olah hati, pikir, dan raga )





4
Apakah sekolah telah menyusun KTSP yang memuat struktur kurikulum dan beban belajar?





5
Apakah guru telah membuat pemetaan SK dan KD ke dalam program semester dan tahunan?





6
Apakah guru telah mengembangkan SK dan KD menjadi silabus yang memuat materi pokok, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, sumber belajar dan bahan ajar, serta alokasi waktu?





7
Apakah guru telah menyususn RPP per SK dan KD?





8
Apakah dalam RPP juga tertuang penugasan terstruktur dan penugasan mandiri tak terstruktur?





No
Standar Proses
5
4
3
2
1
1
Apakah sekolah telah memiliki Permen No.41 Tahun 2007 tentang Standar Proses





2
Apakah sekolah telah mensosialisasikan prinsip pembelajaran kontekstual?





3
Apakah guru telah mengenal berbagai model pembelajaran?





4
Apakah ada pembinaan guru dalam peningkatan ketrampilan mengajar berbasis CTL?





5
Apakah ada workshop pembuatan bahan ajar dari sumber belajar?





6
Apakah ada pelatihan penggunaan media pembelajaran termasuk penggunaan IT?





7
Apakah ada pelatihan pengelolaan kelas dan penilaian kelas?





8
Apakah guru menerapkan pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan?





9
Apakah ada program supervisi klinis per mata pelajaran





10
Apakah ada diskusi “lesson Study” pada pertemuan MGMP Sekolah?





11
Apakah ada program pengembangan diri berupa ekstra kurikuler dan konseling?





12
Bagaimana portofolio siswa dalam pengembangan diri tersebut?





No
Standar Penilaian
5
4
3
2
1
1
Apakah sekolah telah memiliki Permen No. 20 tahun 2007 tentang Standar Penilaian?





2
Apakah sekolah telah mensosialisakan Permen tersebut kepada semua stakeholder?





3
Apakah guru telah memahami pengertian Penilaian,  Ulangan harian, Ulangan tengah semester, Ulangan akhir semester, dan Ujian sekolah?





4
Apakah guru telah memahami teknik penilaian yaitu teknik tes, teknik observasi, dan teknik penguasaan?





5
Apakah guru telah memahami teknik pembuatan instrumen pada masing-masing teknik penilaian?





6
Apakah sekolah telah membuat peta ulangan?





7
Apakah ada program supervisi keterlaksanaan peta ulangan?





8
Apakah ada program pengolahan nilai mengacu pada KKM?





9
Apakah ada program tindak lanjut remedial dan pengayaan?





10
Apakah ada program pengolahan nilai dari UH, UTS, dan UAS menjadi nilai akhir pada raport?





11
Apakah ada sistem informasi tentang hasil belajar siswa bagi orang tua dan siswa?





12
Adakah statistik output akademik dan non akademik per siswa, per mata pelajaran, dan per sekolah?





13
Adakah statistik outcome lulusan, setelah mengikuti jenjang pendidikan berikutnya atau setelah bekerja di masyarakat?





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar